Semua orang memandang haru ibu dan anak yang saling berpelukan itu. Yang namanya anak, tetaplah akan menjadi anak sejahat apapun perlakuannya pada orang tua. Dan, orang tua akan selalu memaafkan kesalahan-kesalahan anak-anaknya, itu pasti. Mami dan Papi memang merasa kesal pada anak semata wayangnya itu tetapi dibalik semua rasa kesal itu ada rasa sakit ketika melihat anaknya bersikap aneh dan rindu sikap anaknya yang dulu. "Gimana kabar kamu, Sayang?" tanya Mami melepaskan pelukan mereka. "Angga baik, Mi. Lebih baik, tapi rasanya sangat sakit, Mi," lirihnya. "Sabar ya, kamu 'kan sedang diobati. Nikmati setiap prosesnya ya, Nak. Mami yakin, kamu akan kembali sehat seperti sediakala." "Doakan Angga terus ya, Mi. Entah kenapa, Angga merasa sangat amat tersiksa dengan semua ini, Mi! Rasa

