Setelah perdebatan panjang bersama Vian yang membuat hatinya menjadi kesal, dongkol, marah, panas dan jengah. Aina memilih untuk berdiam diri di kamar, tak lupa langsung mengunci pintu kamar. Bukan apa-apa, ia merasa takut terjadi satu mengingat paham betul lelaki itu dulu seperti apa dan bagaimana. Jadi, meminimalisir kejadian-kejadian yang tidak diinginkan nantinya. Bukan cuman mengunci pintu kamar, ia juga beralih ke jendela kamar dan langsung menutup serta menguncinya. Berlebih? Tidak sebenarnya! Mungkin bagi sebagian orang memang terlihat berlebihan karena mereka tidak tahu watak serta tabiat lelaki bernama Vian itu. Ia adalah lelaki nekad bahkan bisa melakukan apapun dengan segala cara yang tidak masuk akal. Apalagi, jika ia sudah menginginkan sesuatu, maka akan mengejarnya terus sa

