Meresahkan

2305 Kata

Sore itu memang Aina sedang asik bercengkrama dengan Mbok. Banyak sekali obrolan yang mereka bincangkan, selalu saja ada bahasan yang menjadi pembicara mereka itu. Bercanda dan tertawa bersama adalah cara mereka untuk menghilangkan segala penat yang bersemayam di dalam pikiran. Mbok pun menghibur Aina dengan caranya sendiri agar wanita hamil itu kembali ceria lagi seperti biasanya. Mbok dan Aina saling berpelukan setelah perbincangan mereka. "Aina!" Keduanya sama-sama melepas pelukan lalu menatap satu sama lainnya. Memastikan telinga mereka bahwa benar-benar mendengar sebuah teriakan. "Mbok, dengar?" "Iya, Non. Ada yang berteriak." "Siapa ya, Mbok?" "Aina!" teriaknya lagi. "Mbok, ayo kita keluar," ajak Aina. "Ayo! Hati-hati, Non. Pelan-pelan ya," ucap Mbok mengingatkan. Mereka mela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN