Mereka semua yang memang sengaja menunggu diluar terkejut mendengar teriakan dari Angga, berbondong-bondong masuk untuk melihat keadaan Angga. Si kembar langsung membantu Aina untuk bangkit dan memisahkan wanita itu agar tidak terkena pukulan jika terjadi sesuatu pada Angga. Aina tampak khawatir sekali dengan mantan suaminya itu. Ia tak pernah melihat Angga kesakitan seperti itu. Aina bingung harus melakukan apa, satu sisi ia kasihan tapi sisi lain juga merasa takut jika terjadi sesuatu dengan lelaki itu. Tubuhnya ikut bergetar hebat, Aina tak bisa menenangkan dirinya, si kembar memeluk erat tubuh Aina. Wanita itu memandang Angga dengan tatapan yang sangat nanar. Angga ditangani oleh Ustadz Azam dan kedua muridnya, Mami ikut histeris melihat anaknya histeris seperti itu sedangkan Ibu dan

