Zeze mencoba mengatur ekspresi wajahnya saat ini ketika ia tak sengaja bertemu dengan seorang laki-laki yang selama beberapa bulan terakhir tak pernah ia temui. Laki-laki yang berhasil ia tipu dengan tak menunjukkan batang hidungnya sama sekali. Tapi setelah beberapa bulan Zeze berhasil hidup dengan tenang dan damai tiba-tiba ia harus kembali bertemu dengan orang-orang yang tak ia harapkan untuk bertemu. Apalagi sorot mata tajam laki-laki itu menusuk tajam kearahnya. "Well, setelah beberapa bulan terakhir kamu berhasil melarikan diri dari aku akhirnya kita bisa bertemu kembali saat ini. Gimana sudah puas kabur-kaburannya?" tanya Xander yang menatap tajam kearah Zeze. "HUfft...." Zeze menghembuskan napasnya untuk bisa mencoba menenangkan dirinya. Ia tak mau jika nantinya akan menjawab p