Keadaan Ibu Gandari memburuk, Ratih bahkan menangis ketika melihat sosok tersebut hanya bisa berbaring sambil bernapas dengan pelan. Matanya terpejam, dia terlelap begitu dalam. Hal itu membuat Ratih semakin sedih. Dia meneteskan air matanya secara perlahan melihat perubahan Ibu Gandari yang begitu drastic. Ratih dipaksa pulang oleh suaminya mengingat si kembar dan juga Dewa membutuhkannya. Tapi entah kenapa Ratih tidak bisa meninggalkan Ibu Gandari, dia takut sesuatu terjadi pada sosok itu di saat dirinya tidak ada. “Gak papa, kamu pulang aja. Nanti juga ada Tante yang ke sini jagain, lagian ada banyak pelayan di sini. Kasian anak anak di rumah.” Karena Ratih tidak bisa membantah, dia akhirnya pulang. Sebelumnya, Ratih memeluk Bima dengan erat, menguatkan suaminya kalau semua akan bai