Dosa Terindah – 51

1706 Kata

Waktu terus berlalu. Perut Ara kini sudah semakin membesar memasuki usia kandungannya yang ke enam bulan. Sejauh ini berat badan Ara pun juga terus bertambah. Hal itu nyatanya semakin tidak disukai oleh suaminya, Rahid. Beberapa hari belakangan ini Rahid bahkan tidak lagi menyentuhnya sama sekali. Saat tidur, Rahid selalu menampakkan punggungnya saja membelakangi Ara. Saat Ara mencoba menyentuhnya, Rahid pun dengan cepat menyingkirkan tangan istrinya itu. Mereka juga tidak melakukan hubungan intim sama sekali. Terakhir kali Rahid bahkan mengejek hidung Ara yang katanya semakin melebar dan membuat tampilan wajahnya tidak enak dipandang. Ara menatap pantulan dirinya di kaca dan merasa frustasi. Kemarin dia mencoba menahan nafsu makannya, tapi yang terjadi dia malah pusing dan hampir terjat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN