Beberapa bulan setelah insiden di sekolah, kehidupan keluarga Laura mulai menemukan ritme baru. Hana semakin percaya diri di kelas, Dani mulai lebih mandiri, dan Jihan tampak semakin dekat dengan kedua orang tua barunya. Namun, meski dunia tampak lebih ramah, ketenangan mereka masih diuji oleh bisik-bisik tetangga dan beberapa orang tua yang skeptis. Suatu sore, Laura menerima surat undangan dari pihak sekolah. Dalam surat itu, mereka diminta hadir dalam “pertemuan akhir semester” untuk membahas perkembangan anak-anak. Hatinya berdebar, meski ia sudah belajar menghadapi kritik. Di sisi lain, Raihan selalu menenangkan. “Sayang… kita hadapi bersama. Anak-anak kita berkembang pesat. Tidak ada yang perlu ditakutkan,” ujarnya lembut. --- Hari pertemuan tiba. Laura datang bersama Raihan dan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


