PART. 34 KEMARAHAN DILLA

855 Kata

Tiba di rumah. Setelah shalat dzuhur, Dilla berusaha untuk istirahat, untuk tidur, mengusir semua pikiran, dan perasaan buruk yang tengah mengharu biru pikiran, dan perasaannya. Urusan mimpi belum sirna, datang lagi masalah si Serra. Dilla tidak bisa menganggap angin lalu kata-kata Serra, kata-kata Serra terngiang jelas di telinganya. 'Kenapa Serra bisa mengatakan hal itu? Apa yang sudah terjadi di antara David, dan Alexa. Apa David setega itu, bermain-main di belakangku? Apa David sudah lelah menghadapi aku? Menghadapi sikapku, yang kadang tak bisa aku kontrol. Alexa memang lebih segalanya, lebih cantik, lebih dewasa, lebih ternama, lebih .... Kalau dia mencintai Alexa, lalu kenapa dia menikahi aku? Karena hutang budi pada Dilla kecil? Jika itu benar, maka pernikahan ini adalah suatu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN