"Hai Kal!!,Rey!!"sapa Farah di dampingi Nirham di layar laptop Rengga Mereka duduk berdampingan di sofa sambil memangku Nina.Airmataku lolos melihat mereka bertiga bersama seperti itu. "Gue sama Nirham berharap elo sama Rey ga harus lihat video ini karena kalo sampai lihat berarti gue ma Nirham bisa jadi udah ga ada lagi di dunia"cetus Farah di angguki Nirham dan aku semakin menangis. Nino perlahan meremas bahuku sambil menggeleng.Rey dan Papaku justru terlihat serius menatap layar laptop.Sementara Rengga sibuk di meja kerjaku. "Kal !,Rey!!,ga ada yang tau soal umur manusia dan itu yang mendorong gue sama Nirham membuat surat wasiat ini.Kal elo tau kan gue yatim piatu,dan dua abang gue udah punya keluarga.Nirham juga punya saudara cuma satu dan belum nikah.Itu yang bikin gue sama Nirha

