Sepanjang perjalanan pulang dari yayasan ke rumahku,kami terdiam dalam keheningan mobil Rey.Aku hanya menatap keluar jendela mobil dan Rey konsen menyetir.Ga tau ya,perasaan canggung mendominasi.Aku bingung mau ngomong apa atau mengajak Rey mengobrol apa.Kami bicara cuma tadi sewaktu Rey melarangku membawa mobilku pulang,dan menyuruh pak Karso yang mengantar mobilku pulang ke rumah. "Ayo yang!!"ajak Rey begitu tiba di rumahku. Aku membuka pintu mobil dan Rey menggenggam tanganku masuk rumah. "Asalamualaikum...."desis Rey menjeda kesibukan mamaku menjaga Nina. Papaku yang lebih dulu menoleh lalu fokus pada tanganku yang Rey genggam. "Kalian...."desis mama tertahan Rey dan aku tersenyum. "Kami jadi nikah mah!,Lila sudah bersedia nikah sama aku"jawab Rey. "Allamdulilah...."desis mama

