Kaisha mengamati hasil gambar murid-muridnya yang sedang diwarnai dengan oil pastel. Satu kelas yang diampu Kaisha ada dua puluh siswa dan dua orang guru. Mengajar anak-anak TK itu penuh tantangan tapi juga menyenangkan bagi Kaisha. Sepanjang hari dia harus bersiap menghadapi murid yang kadang menangis hingga guling-guling, tantrum, bertengkar dengan temannya, muntah bahkan juga pipis di celana. Kaisha menjalaninya dengan senang hati karena mengajar anak-anak TK memang sudah menjadi passionnya. Jam pelajaran berakhir. Kaisha memeriksa satu per satu tas murid-muridnya untuk memastikan tidak ada barang mereka yang tertinggal. Kaisha mengantar mereka sampai ke halaman untuk menemui oangtua masing-masing yang menjemput. Ada satu anak yang mematung dan memicingkan matanya memandang ke arah pin

