Seusai mengantar semua muridnya ke halaman menunggu jemputan orangtua masing-masing, Kaisha kembali ke ruang guru. Hari ini ada jadwal rapat seusai jam pelajaran berakhir. Smartphonenya berbunyi. Ada satu pesan dari Raynald. Kai aku ingin bicara, tentang rencanaku selanjutnya dan rencana kita. Alhamdulillah mulai besok aku ngajar di kampus Kai. Aku udah mutusin untuk nggak lagi kerja di perusahaan kakek. Dan aku juga dapet tempat kost. Aku mungkin butuh beberapa bulan untuk menabung lagi, demi kelancaran pernikahan kita. Aku harap kamu bersabar menungguku. Hati Kaisha bergetar. Raynald benar-benar menunjukkan keseriusannya. Sebenarnya dia tak ingin Raynald buru-buru mengambil langkah ini. Tindakannya ini pasti memancing amarah orangtuanya. Papa Raynald akan semakin tak respek padanya. M

