Extra Part 2. Kaisha-Raynald

1400 Kata

Raynald’s POV Semalaman ini aku begitu sulit untuk memejamkan mata. Pikiranku selalu tertuju pada lorong rumah sakit itu. Hatiku kembali teriris kala membayangkan Kaisha tengah berjuang hidup dan mati di ruang itu. Ya Allah aku tahu aku sudah banyak berbuat dosa, tapi aku mohon kabulkan doaku. Sadarkan Kaisha dari komanya. Aku ingin melihatnya kembali sehat seperti saat belum terjadi peristiwa naas itu. Kepingan-kepingan kenangan bersamanya kembali memenuhi isi otakku. Sedetikpun aku tak bisa mengenyahkan namanya dari benak. Andai waktu bisa kuputar, akan kujaga dia lebih baik. Kujambak rambutku pelan. Sungguh aku menyesal karena aku telah menorehkan tinta hitam di lembaran kehidupannya. Kaisha Azayaka.. Kamu mungkin tak tahu, betapa tersiksanya aku memikirkanmu. Berharap keajaiban da

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN