Apa konsekuensi mencintai? Tentu patah hati. Memilih untuk mencintai, sama dengan berlapang d**a menerima sakit suatu hari nanti.
Katanya, yang paling mencintai adalah orang yang paling terluka nantinya. Cinta? Banyak sekali penjabarannya sampai sampai manusia bingung memilih penjabaran yang mana.
Ayara Prima, dia menikah karena sebuah kesalahan fatal yang pria asing lakukan kepadanya. Malam itu, apa yang terjadi jika ia mengunci pintu hotel yang sedang ia bereskan? Malam itu, apa yang terjadi jika ia bisa kabur dari Raka? Mungkin Ara tidak akan bertemu malaikat kecil bernama Cleo Eleanor Andreas.
Cleo, putri kecil yang ia sayangi. Yang ia hadirkan di dunia dengan usahanya. Buah cinta yang awalnya hanya menjadi sebuah kesalahan bagi Raka, kini menjadi paling ia sayang dan bangga banggakan.
Rasa nyaman, terbiasa, semuanya tiba tiba hinggap di saat Raka menunjukkan sedikit demi sedikit perubahan terhadapnya.
Hal yang paling melekat di otak Ara, adalah saat Raka lebih memilihnya dibanding Fiona. Ia tidak ragu memilih dirinya dibanding Fiona. Tentu dengan raut wajah putus asanya, namun hal itu tidak mengurangi rasa terima kasih kepada Raka.
Ara yang lugu, ia yang tidak tahu apa apa tentang cinta justru jatuh cinta. Membiarkan hatinya dimiliki oleh seorang Raka Andreas.
Entah cintanya akan membawa kebahagiaan atau petaka, namun Ara berharap ia tidak lagi lagi merasakan sakit karena cinta itu sendiri. Ara selalu berdoa untuk itu.
- To be continued -