“Cleo, sayang, sini gendong Papa,” ucap Raka mengambil alih Cleo yang berada di gendongan Ara saat ia berjemur di minggu pagi. “Kak Raka nggak ada kerjaan?” tanya Ara seraya menyerahkan Cleo pelan pelan ke gendongan Raka. Mereka sedang berada di kursi taman belakang rumah. “Ada, tapi biarin deh. Kan sekarang hari minggu. Aku mau istirahat. Capek ngurusin kerjaan mulu. Pengen main bareng Cleo,” balas Raka. Raka memang sudah mengganti panggilannya menjadi aku, bukan saya lagi semenjak ia sadar bahwa ia terlalu formal untuk mengatakan saya kepada istrinya sendiri. Ara membenarkan baju Cleo, kemudian tersenyum manis melihat anak dan bapak itu. Rupanya, semakin hari, semakin Cleo terlihat berbeda. Awalnya Cleo mirip sekali dengan Ara, meski ada campuran Raka sedikit. Kemudian sekarang