Kayla benar-benar menunaikan niatnya setelah mendapat izin dari Agastya. Izin orang pelit menurut Kayla, karena hanya diperbolehkan menyentuhnya selama lima menit. Kayla tentu tidak tahu, lima menit mengizinkan Kayla ibaratnya sama dengan Agastya yang harus menahan dahsyatnya topan badai selama satu jam. Namun, demi sang istri polosnya, ia turuti saja. Bertahun-tahun tinggal di luar negeri, tak lantas membuat Agastya terbiasa dengan sentuhan perempuan. Di saat teman-temannya menikmati masa muda dengan bergonta-ganti teman kencan, ia lebih memilih berkencan dengan buku-buku diktatnya. Tujuannya hanya satu, agar kuliahnya segera selesai dan mulai bekerja menghasilkan uang sendiri. Karena masa itu, ia sama sekali tak ingin pulang ke Indonesia dan memilih untuk mendirikan perusahaannya sendir

