42. Menantu Kebanggaan

1148 Kata

Agastya benar-benar tak melepaskan Kayla dari jangkauan pandangnya. Ia bahkan memerintahkan beberapa bodyguard perusahaan untuk berjaga-jaga di setiap sudut ruangan dan satu orang pengaman wanita khusus untuk memantau gerak-gerik Kayla. Ia tak ingin kecolongan, karena saat Agastya mengobrol dengan kolega atau teman-temannya, Kayla selalu mencari kesempatan untuk kabur dari genggaman tangan Agastya. Acara yang akan berakhir hingga pukul 22.00 itu sudah berlangsung selama satu setengah jam, Kayla lelah dengan heels nya dan sedikit bosan harus menemani Agastya berkeliling menyapa tamu dan teman-temannya. Ia ingin duduk bersama teman-temannya, mencicipi makanan dan ngobrol. Namun apa daya, tamu yang menurut Agastya hanya di undang Danti seperlunya itu tampaknya tak kunjung habis untuk disapa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN