Kayla tengah asyik bercanda dengan keempat temannya saat Elnara dan Ara menghampirinya dan ikut duduk bergabung di meja tamu. "Mbak, aku pengin lihat cincin yang dari Mas Aga dong. Dari tadi pagi penasaran banget karena cerita Mama," Ara mengulurkan tangannya, meminta Kayla menunjukkan jarinya yang tersemat cincin pernikahan dari Agastya. Kayla mengerutkan keningnya sambil menunjukkan cincin bermata biru dan putih itu kepada Ara. Ia yakin cincin itu mahal, tapi sampai bisa menyebabkan Ara penasaran itu rasanya sedikit mencurigakan. "Waaaw ..., boleh aku coba gak?" pinta Ara lagi dengan wajah terpesona. Kini semua perempuan yang ada di meja itu jadi ikut penasaran. Termasuk Elnara, ia memajukan badannya untuk melihat lebih dekat. Ia yang cukup paham akan perhiasan dan berlian memang

