Sekian menit berlalu ketika Rian merengkuh tubuh Reina ke dalam pelukannya. Tak ada pergerakan selain debar di d**a keduanya yang dipastikan bisa saling merasakan sebab tubuh yang menempel begitu erat. Juga ruangan kamar hotel yang terdengar lengang dan terasa sunyi, hanya deru napas yang keluar —baik dari mulut Reina atau Rian di tengah kegugupan yang sama-sama mereka rasakan. Tak ada suara yang keluar dari pita suara mereka seolah tercekat sebab sensasi rasa yang mendadak hadir di tenggorokan, membuat suasana terasa begitu intim. Mungkin ini adalah pelukan terlama yang Rian lakukan, yang tanpa sadar bisa saja membuat Reina jatuh pingsan karena jantungnya yang terus berpacu kencang. Hingga akhirnya ketika Rian sedikit melonggarkan kedua tangan, alih-alih Reina mengambil pasokan udara se