Terdengar decak suara Reina, seolah tak percaya dengan apa yang baru telinganya dengar atas kalimat yang terucap dari mulut Jefry. "Pertama, apakah kamu ini sedang mengingkari ketetapan Tuhan sebab berpikir bahwa kematian ayahku adalah karena Rian?" tanya Reina yang direspon terkejut Jefry. Reina masih diam, seperti membiarkan sahabatnya itu untuk berpikir. Setelah beberapa saat tak ada komentar yang Jefry lontarkan, gadis itu bicara kembali. "Kedua, pekerjaan yang aku dapatkan sekarang itu sebab otakku yang memang apa adanya, dan kamu tahu pasti itu. Juga basic pendidikan yang aku punya, bukankah sudah sepantasnya memiliki pekerjaan ini? Lagipula, apa bedanya dengan kamu, Danu, Anita, juga yang lainnya, yang memang memiliki ijazah pendidikan setamat SMA? Apakah kamu berharap tanpa R