SWEET MOMENT 6

1971 Kata

“Jill, kalo ada mini market, brenti dulu ya!” pinta Luna dari kursi belakang. Jill yang tengah mengemudi, melirik ke arah Luna melalui spion tengah dan mendapati sahabatnya sedang memejamkan mata dengan kepala bersandar pada jendela. “Lagi?” “Hm.” Luna bergumam pelan dengan mata tetap terpejam. “Lo mau ngapain sih?” tanya Domi heran. “Pipis,” jawab Luna singkat. Domi mengernyit sambil memutar badannya ke belakang. “Lagi?!” “Iya,” sahut Luna tenang. Sama sekali tidak terpancing menyahuti Domi yang nada bicaranya mulai meninggi. “Tapi lo udah kencing empat kali, Lu!” protes Domi sebal. “Nggak ada sejam lo kencing segitu banyak, yang bener aja!” “Emang gue bisa ngatur? Gue juga nggak mau beser gini kali.” Lagi jawaban Luna terdengar datar dan lesu. Benar-benar di luar kebiasaannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN