Dipta benar-benar ingin menggorok seluruh sahabatnya. Dipta mengeram kesal. Bagaimana tidak kesal, gagal sudah acara honeymoonnya. Sekumpulan manusia paus datang untuk menggagalkan liburan indahnya dengan Dira. “Gimana coba, pengen aku mutilasi mereka.” Dipta menggerutu sebal, tangannya meremas jemari Dira yang sedang digenggam. Benar-benar kesal sekali dirinya. “Dinikmati aja, Yang.” Dira sebenarnya juga kesal setengah mati. Tapi mau bagaimana lagi. Sudah terlanjur juga para pengacau negara itu datang. “Iiih, bete, Yang.” Dira mengangguk merasakan hal yang sama dengan Dipta. “Aelah, udah sih kita happy-happy bareng, Dip, pelit banget lo Nyet.” Aldo melempari Dipta dengan kentang goreng yang tadi dibelinya di perjalanan.