Sejak tadi, Keichi tertawa terus sampai kelelahan saat bermain mobil dengan Miko di dalam kamar. Sehingga saat ini anak itu tertidur pulas di dalam kamar dengan Miko ikut berbaring di sampingnya. Bibirnya mengerucut membuat gerakkan seperti sedang menyedot dot bayi, membuat Miko mengulum senyum geli. Bermain dengan putranya sendiri ternyata jauh lebih menyenangkan dari yang Miko bayangkan. Rasanya sampai tidak rela jika sore nanti harus mengembalikan Keichi pada Bina. “Anak papa ganteng banget.” Bisiknya lirih. Kemudian mengecupi pipi gembulnya pelan sekali. Miko takut membangunkan putranya yang terlihat lelah itu. Dengan pelan-pelan sekali, laki-laki itu beranjak dari kasur. Membereskan mainan Keichi dan memasukkan kembali ke dalam tas beserta mobil-mobilan yang dia beli sebelumnya. Miko