BAB 22

1995 Kata

Ketika membuka mata keesokan harinya, Mandy tertegun sejenak sebelum menyadari ia sedang berada di rumah Kang Ha-Neul. Ia bangun dan duduk bersila di tempat tidur. Otaknya memutar kembali kejadian semalam. Ia tidak bisa melukiskan perasaannya ketika kebakaran itu terjadi. Sepertinya saat itu ia dalam keadaan setengah sadar karena entah bagaimana ia sudah keluar dari gedung dan berdiri di tepi jalan. Semuanya terjadi begitu cepat dan samar. Dalam sekejap ia sudah tidak punya apa-apa lagi. Sejak menyadari gedungnya terbakar, hati Mandy diserang rasa panik, namun ia tahu ia harus tetap kuat dan tenang karena ia hanya bisa mengandalkan dirinya sendiri. Namun ketika ia berdiri kebingungan di tepi jalan sambil memandang apartemennya yang terbakar, Kang Ha-Neul datang. Mandy merasa begitu lega m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN