Seminggu berlalu, akhirnya Xavier memilih mengembalikan Felica ke Mansion. Felica beberapa kali meyakinkan pria itu untuk tidak berbuat nekat atau pria itu akan mati di tangan Papa. Lagi pula Felica tidak semudah itu bisa mengandung, ia tahu karena Mama membutuhkan waktu bertahun-tahun agar dapat mengandung seorang anak. Dan itu akan menurun kepadanya, jadi apa yang di lakukan Xavier hanya akan sia-sia. "Xavier," panggil Felica yang mencoba menghibur hati pria bersurai putih di sampingnya. "Ada apa, Lica?" jawab Xavier sambil tersenyum sebisa mungkin. "Kau tidak perlu memikirkannya, saat ini kau hanya perlu berada di sisiku," Xavier tersenyum lembut ke arah Gadis itu dan mengusap kepala Felica. "Aku tahu, aku sudah melepaskan para budakku. Jadi, jika aku membutuhkan pelepasan aku hanya

