Raka buru-buru mengajak Anindya pulang ke rumah setelah mereka berdua selesai menikmati makanan pesanan mereka berdua. Pria itu tidak suka kalau kemesraan mereka berdua jadi tontonan banyak orang. Anindya melihat cara Raka menatapnya. Tidak suka! Tatapan mata Raka Sandi saat ini menunjukkan kalau pria itu tidak menyukai sikap yang ia tunjukkan saat ini. Raka membukakan pintu mobil untuknya. "Masuklah.." Perintah pria itu padanya. Anindya melangkah masuk ke dalam, dia masih menatap wajah Raka. "Kamu marah, Raka?" Anindya menyentuh lengan kirinya. "Nggak." Jawab pria itu singkat. Wajah Raka tidak bisa menyembunyikan kekesalan hati pria itu saat ini. Anindya tidak bisa dibohongi dengan jawaban singkatnya. Wanita itu paham betul kalau Raka sedang marah, dan enggan berbicara dengannya.

