Chapter 30 - Menagih Biaya Perawatan

764 Kata

Aresha hanya geleng-geleng kepala. Dirinya benar-benar malu karena sudah salah paham dan mengambil kesimpulan sendiri. "Maaf, Pak," ucap Aresha pelan. "Hmm?" "Maaf, Pak!" ulang Aresha dengan sedikit tertunduk, menutupi wajahnya yang sangat merah karena malu. Apalagi tadi dia sudah marah-marah kepada bosnya itu. "Aku jauh lebih senang kalau kamu berhenti memanggil dengan kata 'Pak'," ujar Alvarro. "Maaf, Varro," ulang Aresha dengan pelan. Alvarro mengangkat tangannya dan mengusap lembut kepala Aresha sambil tersenyum. "Kerja bagus untuk hari ini, Aresha," ucap Alvarro lembut, lalu kembali menyetir. Aresha tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari wajah Alvarro. Dirinya seperti tersihir menatap wajah tampan bos bulenya yang sedang menyetir mobil. "Varro, tangan kamu terluka," ucap Ar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN