Bab 24🍒

700 Kata

Hening malam di dalam penthouse mewah itu terasa begitu mencekam. Posisi Gavin masih sama, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Vero dengan kedua lengan kekar yang mendekap erat pinggang ramping gadis itu. Pria yang siangnya ditakuti di ruang rapat distrik bisnis, malam ini mendadak kehilangan seluruh keangkuhannya hanya karena seorang wanita. Vero tetap bergeming. Kedua tangannya tergeletak pasrah di atas kasur sofa, sama sekali gak berniat buat terangkat dan membalas pelukan Gavin. Tatapan matanya lurus menatap lampu gantung kristal di langit-langit ruangan. Dingin, kosong, dan acuh. "Om capek gak kayak begini terus?" suara Vero memecah keheningan, terdengar begitu santai namun menorehkan luka baru di ego Gavin. "Maksa orang yang gak mau, kurung orang yang jiwanya udah gak di sini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN