Bab 20 🍒

767 Kata

Ciuman Gavin bener-bener menuntut dan sarat akan rasa frustasi yang numpuk selama dua minggu terakhir. Pria itu gak memberikan Vero ruang sedikit pun buat menghirup udara bebas, melumat bibir manis gadis itu dengan ritme yang semakin lama semakin intens. Kedua tangan kokoh Gavin kini berpindah mencengkeram pinggang Vero, mengangkat tubuh mungil itu agar semakin merapat tanpa jarak ke dalam dekapan d**a bidangnya. "Mmph... Om," lenguh Vero. Vero mencoba melayangkan protes di sela-sela pagutan mereka, tapi suaranya justru terdengar seperti desahan manja yang makin memicu insting predator Gavin. Kedua tangan Vero yang awalnya memukul d**a Gavin perlahan kehilangan kekuatannya. Jemari lentiknya kini justru meremas kemeja putih Gavin yang mulai kusut, menyerah pada sensasi familier yang b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN