Bab 10 🍒

950 Kata

Pagi hari terakhir di Islandia harusnya jadi momen yang manis. Salju di luar kelihatan lebih tenang, dan sinar matahari pagi yang tipis masuk menembus dinding kaca vila, bikin suasana kamar terasa hangat. Gavin lagi di kamar mandi, suara gemercik air shower terdengar samar-samar. Vero sendiri baru selesai pakai sweater rajutnya yang tebal. Vero lagi merapikan sisa barang di kopernya sambil tersenyum kecil, masih membayangkan gimana serunya hidup baru mereka di Jakarta nanti. Sampai akhirnya, ponsel Gavin yang ditaruh di atas meja nakas bergetar heboh. Vero menoleh. Layar ponsel itu menyala, menampilkan nomor asing tanpa nama. Awalnya Vero mau cuekin, tapi karena ponsel itu gak berhenti berdering sampai tiga kali berturut-turut, Vero mikir mungkin ini telepon darurat dari klien bisni

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN