Seperti yang sudah kami rencanakan kemarin malam, sore ini kami kembali menikmati malam Minggu bersama. Namun aku tidak tahu ia ingin mengajakku ke mana, karena ia tidak mau memberitahu tempat apa yang akan kami kunjungi, katanya agar menjadi kejutan untukku. Dan saat ini kami sedang berada di dalam mobil dan menuju suatu tempat, namun sedari tadi kami sama-sama terdiam, sibuk dengan pikiran masing-masing dan tanpa mengatakan apa-apa. Namun tidak dapat ku pungkiri, sampai saat ini-aku masih merasa-begitu enak tidak pada Arya, bahkan aku takut jika ia nekad melakukan suatu hal yang dapat membahayakan dirinya. Sungguh! Aku tidak akan pernah memaafkan diriku jika terjadi sesuatu padanya. Tapi kuharap, ia bukan tipe orang yang seperti itu. Lagipula hal tersebut akan membuatku semakin merasa b

