Setelah beberapa hari penuh ketegangan, Nando akhirnya memutuskan untuk memberi waktu istirahat kepada anak buahnya. Nando ingin memberi mereka ruang untuk bernapas sejenak, setelah banyak tekanan yang datang dari berbagai arah. Hari itu, ia memutuskan untuk menghabiskan waktu di rumah. Delima, yang juga merasa lelah setelah serangkaian kejadian, melihat kesempatan itu sebagai waktu yang tepat untuk lebih dekat dengan Nando. Meskipun hubungan mereka masih agak canggung, ia ingin memberikan yang terbaik, terutama setelah semua yang terjadi. "Nando, hari ini aku mau masak buat kamu. Kayaknya kita butuh waktu santai bareng," ujar Delima sambil menatap suaminya yang duduk santai di ruang tamu dengan segelas kopi di tangan. Nando mengangguk pelan. "Oke, tapi jangan harap aku bisa bantu ba

