Bab 133

1589 Kata

Nagita melayangkan tangannya ke atas, siap menampar wajah Gauri. Tiba-tiba satu tangan kekar berhasil mencegah perbuatannya. Nagita sangat terkejut, karena yang muncul di depannya adalah Robert. Mata Robert menatap tajam Nagita. "Sebaiknya anda menggunakan tangan pada tempat yang seharusnya, Nona Gita," kata Robert menahan intonasi nadanya. Nagita tahu, Robert pasti sedang marah padanya. Dia hendak menarik tangannya dari genggaman Robert, tapi kalah dengan tenaganya yang tidak seimbang. "Robert, lepaskan aku," ronta Nagita yang mulai kesakitan. Robert tidak menghiraukan, dia terlalu marah, sehingga hampir tidak bisa menahan dirinya untuk tidak melakukan sesuatu yang menyakiti Nagita. Jika saja Gauri tidak segera menyadarkannya, mungkin sesuatu yang buruk sudah terjadi. "Lepaskan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN