Nyonya Revalina dan Gauri baru saja kembali dari rumah sakit, Fika juga baru saja hendak keluar. Melihat ada Nyonya Revalina di sana, dia langsung teringat semua perbuatan mamanya. Lama dia termenung antara harus mengatakan dan tidak. "Fika, ada apa? Kenapa kamu terlihat begitu bingung?" tegur Gauri yang merasa sikap Fika sangat aneh. Fika tersentak dan mengabaikan seluruh pikirannya untuk membongkar rahasia Tante Indri. "Tidak ada, Kakak Ipar. Aku hanya sedang banyak pikiran saja." "Memangnya apa yang kamu pikirkan, Fika?" tanya Nyonya Revalina. "Biasa, Bibi. Ini soal skripsi yang belum juga usai," keluh Fika menghela nafas panjang. "Kenapa tidak membicarakannya denganku, Fika?" Gauri merasa sangat kasihan pada gadis itu. "Aku tidak ingin mengganggu Kakak Ipar yang sedang hami

