Bab 43 | Pelan-Pelan Diterima

1510 Kata

Sheya membaringkan Sera yang sudah mulai lelap ke ranjang, dia ikut naik ke ranjang saat putrinya itu mengerang dan mengeratkan pelukannya, seolah enggan melepaskan sang ibu, takutnya ibu pergi jauh-jauh. Akhirnya, Sheya ikut berbaring miring, sambil terus menepuk-nepuk kecil bokongg Sera juga mengusap punggungnya dengan lembut. Bibirnya sesekali mengecup rambut sang putri lalu menghidu aromanya. Pada akhirnya, Sheya juga merasa kantuk, dan pelan-pelan dia akhirnya ikut lelap bersama sang putri dengan segala lelah yang mulai menggelayuti jiwa dan raganya atas insiden yang baru saja terjadi padanya juga pada putrinya. Sheya terjaga dari tidur singkatnya, dilihatnya Sera yang masih begitu lelap, lalu dia mengecup puncak kepala putrinya itu sambil turun dari ranjang dengan hati-hati sup

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN