Faye 22

2374 Kata

Beberapa hari berlalu setelah pertengkaran antara Faye dan Xander, kehidupan gadis itu terasa cukup tenang karena tidak ada lagi tingkah aneh Xander akibat diliputi kecemburuan yang tak berdasar. Terakhir kali Faye tak sadarkan diri, tapi untung saja hanya butuh istirahat dan tidak perlu ke rumah sakit. Faye sedang menikmati setiap detiknya. Ia juga berharap semoga tidak akan ada masalah yang kembali. Sejak mengenal Xander, ia terus merasa lelah atas sikapnya. “Awww ....” Faye yang baru saja bangun tidur, memegang kepalanya yang terasa berdenyut, semua yang dilihatnya berputar. Mendadak ia merasa pusing, tubuhnya juga lemas tak berdaya. Sekuat tenaga ia berusaha mengusir rasa tak nyaman di tubuhnya itu dengan memijat pelan tengkuknya. “Duh, kenapa mendadak sakit kepala begini?” gerut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN