Faye 21

1623 Kata

“Ma-maksudnya?” Faye langsung bangkit, mundur beberapa langkah. Matanya mengerjap pelan, gemetar memegang box donat yang tersisa 3 buah saja. Sinyal tubuhnya mulai aktif, memberi alarm tanda bahaya akan segera datang. Sementara Xander malah tersenyum smirk, mendekati Faye yang sesak napas menahan cemas. “Kamu masih bisa bertanya, sedangkan jawabannya sangat jelas di sini, Sayang?” balas Xander. Faye pura-pura tidak paham, ia memilih membuang muka. “Tatap aku!” paksa Xander mencengkeram dagu Faye. “Ma-maaf, aku sungguh tidak memahami maksudmu, Xan. Aku hanya ingin makan dengan tenang,” balas Faye lirih. Xander terkekeh, menghempas kuat dagu Faye hingga gadis itu nyaris terjatuh. “Maaf untuk apa? Ck, aku sudah memberimu makan, lantas apa lagi? Kamu harus menuruti kemauanku!” ucap Xan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN