“What? Haha!” Lyonere dan Gabriel tertawa lepas, merasa ucapan Xander itu sangat lucu bagi mereka. Bahkan Taylor sampai menepuk dinding karena tidak kuat menahan geli. “Serius? Setelah semua yang terjadi, ini permintaanmu? Kami menunggu enam bulan hanya untuk kejutan yang memalukan ini, Tuan Cupu?” kata Gabriel. Taylor dan Lyonere menggeleng pelan, tidak menyangka sosok yang selama ini mereka hina, ternyata menyimpan rasa. “Gila. Sangat amat tidak tahu diri. Aku baru menemukan manusia yang sangat percaya diri sepertimu, Tuan, tapi berani juga kamu, ya meminta Faye menjadi kekasihmu?” sambung Lyonere menyeringai sinis. Faye sendiri terpaku beberapa detik. Otaknya seperti menolak mencerna kalimat-kalimat Xander. Ekspresinya yang semula kaget berubah jijik. Sudut bibir terangkat sempurna

