Ucapan yang sangat menyakitkan itu datang dari seorang gadis cantik, yang seharusnya bertutur kata lembut, berperilaku baik selayaknya anak perempuan yang anggun dan beradab. Xander tidak melawan, membiarkan tangannya terus dipijak sambil menahan sakit. Di sekitarnya orang-orang bersorak, memuji keberanian Faye yang tidak kenal takut. Gadis itu semakin besar kepala. Ia mengangkat kakinya, lalu menginjak tangan Xander lagi tanpa ampun. Xander berteriak, tidak sanggup berdiri karena mati rasa. Sekujur tubuh kaku, sulit digerakkan. Hanya mampu mendongak meminta belas kasihan. Faye merunduk, mengangkat dagu Xander sekali lagi. Ia tersenyum smirk, menatap sangat tajam penuh kebencian. Tidak ada alasan spesifik memang mengapa ia sangat membenci lelaki ini. Baginya kepolosan itu munafik, tidak

