Mereka berciuman seperti orang yang bertahun-tahun tak bertemu. Oz merasakan bibir Edrea yang basah. Dingin masih melekat di tubuh Oz, dan ketika dia menempelkan dadanya ke d**a Edrea, perempuan itu menggigil sebentar. Tapi kemudian Edre melingkarkan kedua lengannya di leher Oz, menariknya lebih dekat. Tubuh dingin mereka perlahan menjadi sedikit hangat. "Aku merindukanmu," bisik Edrea di sela ciuman. "Aku juga." Suara Oz bergetar. "Setiap hari. Setiap malam. Kau selalu ada di pikiranku." Mereka bercinta seperti tak ada hari esok. Tubuh mereka bergerak cepat karena tak ada halangan apa pun di tubuh mereka. Tubuh Edrea yang sintal, berada di bawah telapak tangan Oz. Oz sesekali meremasnya dan mendorong tubuhnya semakin dalam. Oz mencium sudut mata Edrea yang basah. Ia mencium rahan
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


