Kaivan: Pagi, Ta. . Tita yang tengah menikmati secangkir cokelat hangat buatan Gin mendadak tersedak demi membaca sebaris pesan dari nama yang sudah lama tidak pernah mampir di ponselnya lagi. “Kenapa lo?” Gin bertanya heran mendengar Tita tiba-tiba terbatuk-batuk. Namun, karena sedang sibuk di depan kompor, Gin tidak sempat menoleh ke arah Tita. Alih-alih menjawab keheranan Gin, Tita langsung mengetik pesan balasan untuk Kaivan sambil mengontrol batuknya . Tita: pagi mas Tita: apa kabar? Tita: ada sesuatu yang bisa tita bantu mas? . Sungguh Tita berharap kalau Kaivan menghubunginya karena masalah pekerjaan semata, bukan karena urusan pribadi. Begitu melihat nama Kaivan tengah mengetik, Tita menunggunya dengan tegang. . Kaivan: Ta, sebenarnya aku sudah bertekad untuk tidak meng

