96. Selalu Menunggu di Tempat yang Sama

2290 Kata

“Akhirnya …, si tukang ngawinin orang ini kawin juga!” seru Vio heboh begitu melihat mahakarya tangan Mia yang luar biasa. Mia manggut-manggut setuju. Terlihat senyum puas di wajahnya. “Enggak nyangka ya, setelah 776 kali ngurusin nikahan orang, akhirnya dia nikah juga.” “Pas banget jadi pasangan ke 777 ya!” Ry bersorak kesenangan. Tita yang jadi objek pembicaraan, tersipu malu di tempatnya duduk, masih menghadap cermin dan tidak bisa bergerak karena riasan Mia perlu sedikit sentuhan lagi. “Tadinya kalo sampe lewat dari 777, Tita bakalan hopeless loh. Udah kepikiran kawin sama engkong-engkong juga jadi.” “Amit-amit, Ta!” seru Mia kaget. "Dasar gilà!" omel Vio. "Serem ih, Tita. Mending pepetin Babang Prana, udah jelas top jempolan punya," celetuk Ry. “Aduh! Jangan bawa-bawa Mas Pran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN