95. Tambah Lengket

1794 Kata

"Loh? Anak Ganteng kok ada di sini?!" Dania menjerit heboh ketika membuka pintu rumah dan menemukan Gin berdiri dengan wajah ceria di hadapannya.  Awalnya Dania mengira yang datang adalah pengirim paket atau satpam karena ia sedang tidak menunggu kedatangan siapa-siapa, ternyata malah Gin yang datang. Kalau hal ini terjadi setengah tahun yang lalu, Dania tidak akan terlalu terkejut. Gin sesekali memang suka muncul mendadak tanpa pemberitahuan. Namun, sejak pemuda tampan itu minggat ke Jepang, tidak ada lagi kunjungan mendadak semacam ini. "Hai, Mi!” Gin melambai santai sambil memasang senyum jail. “Kangen Gin ya?" "Iyalah, kangen banget!" Dania langsung menubruk tubuh Gin dan memeluknya erat-erat. Andai Gin anak kecil, pasti sudah digendong sekalian oleh Dania. Sayang, pemuda itu jauh l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN