"Ma, kenapa maksa banget mau ketemu sampai datang ke sini?" tanya Kaivan jengkel. Sudah satu minggu Rina terus memberondong dengan permintaan ingin bertemu, tapi karena kesibukannya yang sedang tinggi Kaivan belum bisa memenuhi keinginan ibunya. Namun, hari ini Kaivan ditodong mentah-mentah karena ibunya tiba-tiba saja muncul di kantor dan menyeretnya ke restoran yang letaknya tidak jauh dari Liem Group. Rina menanggapi dengan wajah masam. "Karena kamu susah sekali diajak ketemu. Kalau tidak dipaksa, terus saja ada alasan." "Kan aku sudah bilang, Ma. Weekend aku ke rumah," ujar Kaivan lelah. Ia yakin sekali, kalau ibunya bertingkah keras kepala seperti ini, pasti ada sesuatu yang sedang diinginkannya. "Mama maunya sekarang," sahut Rina tidak peduli. "Ada apa, Ma?" Kaivan berusaha bersa

