Malam itu sesuai janjinya, Raka datang membawa Papa Erwin Chavali bersamanya tak lupa Bian yang tidak mau ditinggal. Berbekal support dari keluarga barunya itu Raka mampu mengutarakan niatnya untuk melamar Uci pada Arifin dan Vivi tanpa melantur seperti lamarannya tempo hari pada Uci. Namun begitu, sungguh Raka tidak bermaksud untuk mendahului kedua orangtuanya. Mentang-mentang sekarang ia memeluk agama yang berbeda dengan kedua orang tuanya bukan berarti serta merta Raka memutuskan segala komunikasi apalagi hubungan dengan mereka. Raka pasti akan membawa orang tuanya untuk lamaran formal tapi tunggu dulu sampai ia melalui kedua orang tua Uci dan mendapatkan izin mereka. Bukan berarti Raka tidak percara diri, yang ia khawatirkan adalah bagaimana jika orang tua Uci menolak lamarannya yang

