Raka adalah orang yang pertama melepaskan diri. Tertangkap basah oleh calon mertua menoyol menantu pertama mereka bukanlah sesuatu yang ia harapkan hari ini. Indah kemudian menyusul dan diikuti oleh Reza. “Assalamualaikum Papa..” ucap Bian riang dan terdengar sok manja padahal dengan papanya sendiri ia tidak seperti ini. Fateh dan Adri yang mengetahui hal itu sontak menatap cewek yang berada di antara mereka dengan perasaan horor. Kalau Papanya Kak Uci masih punya satu anak lajang sih wajar saja dia bersikap seperti ini. Boro-boro anak lajang, Kak Uci kan anak bungsu. “Oh.. waalaikumsalam Ralin, masuk-masuk..” ucap Arifin pada Bian yang tidak ia sadari keberadaannya padahal Bian dan dua orang teman laki-lakinya yang pernah Arifin lihat dulu waktu di nikahan Uci berada tepat di depannya.

