Tak terasa air mata Ica terus menetes membasahi pipinya. Dia tidak menyangka kalau Arkan akan menyebut nama Thalia setelah dia mengungkapkan kata cinta pada dirinya. “Aku yang salah, harusnya aku tidak memaksakan Arkan untuk menerimaku, harusnya aku menjauh dari dulu. Sekarang, setelah semuanya sudah akan di mulai dalam ikatan pernikahan, aku baru menyadarinya kalau Thalia tak akan pernah terganti dalam hati Arkan,” gumam Ica. Ica langsung pulang ke rumahnya, dia tidak kembali ke kantor. Hati Ica masih tidak bisa diajak kompromi untuk bekerja, jadi dia memilih pulang ke rumah. Sedangkan Arkan, dia masih terpaku di dalam mobil setelah Ica pergi meninggalkannya. Tak di pungkiri, Arkan memang tidak bisa melupakan Thalia. Hingga dia menyebut Ica dengan nama Thalia. “Maafkan aku, Ca. Bukan