Bola mata jernih milik Dina itu terlihat terkejut akan perkataan Kala. Dengan otak sedikit lemot ia mencerna perlahan. Anak yang lahir tanpa hubungan pernikahan? "Ck, lu pasti jijik sama gua 'kan? Gua anak haram, Din." Kala mengambil gelas di meja lalu meminum minumannya dengan gerakan kasar. Sudah sangat siap Dina akan memaki dirinya karena statusnya itu. "Nggak ada yang namanya anak haram. Aku kenalnya tuh Mas Kala yang suka marah tapi perhatian sama aku. Mas Kala yang suka jaga aurat aku kalau keluar rumah. Terus apalagi ya? Pokoknya yang aku kenal Mas Kala itu cowok ganteng yang jutek tapi juga perhatian," sahut Dina dengan nada santai. Wanita itu mengulas senyum manis sekali seolah ingin Kala tahu jika segala latar belakang pria itu tak lagi penting baginya. Kala tertegun mendenga