“Kenapa jumlahnya nggak berkurang?!” Sentak Dias saat mendapat pesan singkat Dodi, berupa catatan hutang yang harus dibayarnya. Jumlah yang sangat tidak masuk akal sebab setelah sekian lama dibayarkan setiap bulan, nyatanya hutang tersebut tidak kunjung berkurang. “Lo gila?” Dias tidak akan merasa puas dengan hanya membalas pesan singkat Dodi, ia lantas menghubunginya untuk meminta penjelasan. “Nggak, Yas. Gue masih waras dan gue juga berharap lo masih waras.” Suara Dodi selalu berhasil membuat emosi Dias tersulut. “Jumlah yang nggak berkurang padahal gue udah bayar setiap bulannya berikut jumlah bunga yang kita sepakati di awal.” Tegas Dias. “Itu udah berkurang, Yas. Coba lihat baik-baik.” Dias kembali melihat ponsel dan membaca pesan singkat Dodi, dimana jumlah hutang yang dimak